Sudah dari sana nya manusia memiliki kecenderungan untuk memenuhi apapun keinginannya. Konsep inilah yang mengharuskan kita untuk pintar memilih kebutuhan mana yang dijadikan prioritas dan mana yang bisa ditunda terlebih dahulu. Salah satu kebutuhan yang mau gak mau jadi prioritas adalah tempat tinggal atau bisa kita sebut properti. 

Mempunyai properti sendiri bukan sebuah pilihan antara punya atau tidak, karena memang target masa depan yang mengaharuskan kita punya tempat tinggal. Memilih properti yang tepat? Nah ini yang susah. Ini adalah sebuah pilihan untuk kebutuhan jangka panjang, makannya harus pinter-pinter milih, kayak milih pasangan hidup, hehehe. Kalau salah milih properti, bisa-bisa kita kayak orang Spanyol yang tahun 2009 lalu ramai-ramai beli properti di satu daerah, salah beli properti dan akhirnya pada ramai-ramai juga jual murah propertinya kemudian bermigrasi ke Maroko. Mau tau gimana cara memilih properti yang tepat? Gue kasih tau caranya ... 

Bagaimana kita memilih properti yang tepat buat kita? Kalau takut milih sendiri karena ketakutan salah milih, ideal nya kita harus tanya ke orang-orang yang ahli di bidangnya, kalau gratis sih syukur, nah kalau bayar gimana? Untungnya dunia maya itu sudah berkembang sedemikian cepatnya, dan bisa menjadi solusi kita dalam permasalahan apapun. 

Banyak situs dalam atau luar negeri yang memberikan tips dan trik untuk kita memilih properti yang tepat. Dari sekian banyaknya situs properti, ada satu situs yang memberikan kita pengetahuan tentang dunia properti dengan sangat detail. Biar kamu gak bingung milih properti yang tepat coba di klik : Rumah 123

Dengan membaca artikel di Rumah 123, kamu serasa mempunyai konsultan rumah sendiri. Kamu dikasih tips dan trik memilih rumah mana yang tepat, dan tentunya dikasih pilihan untuk memilih rumah mana yang kita senangi, yang pas buat kita dan tentunya pas juga dengan uang di saku kita :D.

Dan ingat memilih rumah atau properti itu adalah investasi jangka panjang, pinter-pinter milih seperti milih pasangan. Kesampingkan keinginan untuk mendahulukan kebutuhan, dan Rumah 123 adalah partner yang tepat untuk membantu kamu memilih pilihan properti yang tepat.

Terusan-nyah ...
Links to this post

Dan setelah berbulan-bulan tidak melakukan hal apapun dengan blog ini kecuali menerima notifikasi komentar lewat email, akhirnya gue login lagi ke dashboard-nya blog ini. Alhamdulillah, besok harus tumpengan !!

Dan masalah pertama ketika sudah lama tidak melakukan kegiatan yang sudah lama tidak dilakukan (dalam hal ini ngeblog) adalah, harus mulai dari mana yak? Ah whotteverrr, mari kita tulis sesuatu di blog ini ...

Pada kenyataannya, beberapa tahun yang lalu, saat blog belum dikangkangi sama social media (semacam Facebook dan Twitter) untuk jadi lahan berbagi ke-galau-an, gue pribadi gak bisa lepas dari blog. Tapi seiring beriringnya waktu, lama-lama merasa jenuh juga dan berimbas dengan jarangnya nulis .... sampai dengan sekarang. 

Tapi lama-lama, rindu juga dengan teman-teman lama. Dulu seru banget ya berbagi koment lewat blog, interaksi, rebut-rebutan lahan nye-pam, gila-gilaan (atau gue aja kali ya yg gila), pokoknya seru lah. Tapi lama kelamaan, tampaknya teman-teman juga mengalami masalah yang sama dengan gue. Jenuh. 

Gak semuanya sih, karena banyak juga yang masih rajin nge-blog, bahkan sampai punya buku kayak mba Fani (http://bukunya-scb.blogspot.com), mba Anaz (http://www.anazkia.com) dan Itik Bali (http://www.itikbali.com). Apakah kalian masih mengingatku? Hahaha.

Seperti dibahas di atas, hal yang paling membingungkan ketika pertama kali memulai sesuatu adalah apa yang harus dilakukan pertama kali. Bingung nya sekarang sama dengan kebingungan saat pertama dulu bikin blog tahun 2008 (gila ya, udah lama ngeblog, tapi gak pinter-pinter gue).

Dan ... kunci mengatasi kebingungan waktu dulu tentang apa yang harus gue mulai ketika ngeblog adalah ... Tulis apa aja yang gue mau. tampa tekanan, tampa target, tampa beban. Sekarang coba lagi ahh, gak usah bayar ini kan? semoga tidak menjadi kekacauan :D


Terusan-nyah ...
Links to this post

Masih ingat ketika timnas Indonesia melakukan pertandingan persahabatan dengan timnas Uruguay? Sebenarnya gw gak inget itu tepatnya tanggal berapa, gak inget juga skor-nya berapa, tapi yang gw inget pas pertandingan itu adalah .. gw sama temen-temen sekantor nonton bareng. Nonton di kantor, cuma ada 7 orang sih (kalau gak salah), tapi karena track record kita yang pernah jadi juara teriak-teriak di kelurahan masing-masing, keberisikan orang bertujuh itu gak kalah deh sama riuhnya Gelora Bung Karno.

Ada satu pelajaran yang bisa gw ambil waktu itu : Jangan pernah meremehkan Timnas !! Tanya kenapa?

Kita udah ngumpul di ruangan TV ... mmm, ... Sebenarnya belum ngumpul semua, karena Bang Nawi belum datang. Bang Nawi itu manajer marketing. Betawi asli. Penguasa cengkareng. Punya istri satu. Punya anak satu. Dan masih punya utang goceng ke gw bekas dia parkir di mall depan.

Gak berapa lama kemudian Bang Nawi datang sambil nenteng secangkir kopi. Langkahnya semangat.

Bang Nawi : "kalau timnas bisa ngegolin, gw bakal bikinin lu semu kopii !!"
Riza : "beneran tuh pa?"
Bang Nawi : "iya, masa gw boong"

dan sehabis obrolan itu, gw yakin, gw sama semua temen gw dalam hatinya langsung berdoa biar timnas bisa ngegolin. Dan ternyata, kamu tau sendiri waktu itu timnas ngegolin terlebih dahulu. Dan pas timnas ngegolin semua temen2 gw langsung ngelirik Bang Nawi yang mukanya sudah se-asem keteknya si ipus. Untung saja dia gak sampe kejang-kejang.

Dan terlepas dari kenyataan bahwa akhirnya Timnas dibantai 7-1 sama uruguay, gw bisa puas karena bisa nyobain dibikinin kopi sama salah satu senior gw, dan ngeliatin dia naik turun tangga buat ngambilin kopi :D.

Dan setelah kejadian itu, hampir setiap janji-janji dari Bang Nawi selalu jadi kenyataan. Misal : Gw suka telat ngeberesin laporan. laporan gw telat, otomatis bonus telat juga turunnya, dan ini membuat Bang Nawi gerah. Nah, Bang Nawi so'so'an nantangin gw. "kalau lu bisa beresin laporan sebelum tanggal 5, langsung gw traktir makan !!"

Sebenarnya sedikit imposible ngeberesin laporan sebegitu cepatnya, tapii karena gw dapat motivasi ekstra, akhirnya gw bisa ngeberesin laporan tepat waktu, dan tentunya Bang Nawi harus manyun-manyun karena (lagi-lagi) harus neraktir orang. Rasakann !! hehehe

Dan bukan sekali itu aja kejadian kayak gitu.

Laptop Bang Nawi gak bisa hidup. Langsung bilang siapa yang bisa betulin dapat teraktiran. Dibenerin batre leptop nya doank. Leptop nyala. Temen gw dapat traktiran. dan Bang Nawi (lagi-lagi) harus neraktir. Bang Nawi manyun.

Excel dia gak bisa dibuka. Langsung teriak-teriak siapa yang bisa betulin dapat traktiran. Temen gw ngerestart leptopnya doank. Excel bisa dibuka lagi. Temen gw dapat traktiran lagi, dan bang Nawi (lagi-lagi) harus neraktir. Bang Nawi manyun. gw nyengir :D.

Dan kejadian paling baru adalah se-minggu yang lalu. Bang Nawi ke ruangan gw, curhat tentang masalah penjualan yang mulai kendur, dan habis itu bilang "kalau dalam satu hari kita dapat omzet penjualan sampai 1 milyar, satu kantor bakalan gw traktir !!"

Tau gak sih, itu imposible !! 1 hari bisa jual produk sampe 1 milyar? Bagi perusahaan yang tidak terlalu besar kayak tempat gw itu sesuatu yang .. susah lahh. Tapi kamu boleh percaya atau tidak, 3 hari kemudian, penjualan di tempat gw nembus 1 milyar !! Gila gak tuh? Semua teman gw pada senang semua, kecuali Bang Nawi tentunya, secara dia untuk kesekian kalinya harus neraktir orang. Dan kali ini satu kantor. "Tiap hari aja lu pa neraktir kayak gini, bisa cepat kawin gw."

Oke, dibalik semua ke-na'as-san yang harus menimpa Bang Nawi akhir-akhir ini. Karena seringnya dia dipaksa untuk neraktir karena janji2 dia sendiri. Gw mau ngucapin Happy Birtday buat dia. "Met ultahh oomm, moga cepet nambah ... nambah anak lah. Secara gw tau lu gak bakal bisa nambah istri kekekeke"

Eh iya, dia baru datang ke kantor siang ini. Gw ke ruangan dia dulu ahh, nodong teraktiran Ulang Tahun, kalau gak mau neraktir, gw telanjangin xD.

Lupakan kerjaan sebentar, mari kita buat seseorang lebih menderita lagiii, Yeahhh !!!

Terusan-nyah ...
Links to this post

Jadi sebenarnya gak ada yang salah dengan makanannya. Tapi, karena gue makannya sadis banget, dengan cara yang sadis juga, akhirnya gue harus terkapar beberapa minggu ke belakang dan harus rutin menkonsumsi oralit. Kamu tau lah gue sakit apa kalau gue harus minum oralit secara teratur.

Untungnya gue tertolong dengan keadaan dimana kuliah libur. Ya walaupun kerjaan gak libur, tapi setidaknya beban gw berkurang ketika beberapa hari dengan suksesnya harus terkapar di kamar seharian. mmm, gak sampai seharian sih, karena tiap satu jam sekali gw harus bolak-balik buat hangout ke .. mmm .. toilet.


Ok. dikala semua masalah sepertinya bisa diselesaikan dengan mudah, gw sakit tampa harus dibebani pekerjaan, muncul masalah baru dimana gw mendapatkan kebosanan yang amat sangat. Dan akhirnya diantara kegundahan menentukan pilihan untuk menguliti kebosanan, antara pilihan harus merangkak ngelilingin kamar sampai pingsan atau jalan kayang bolak-balik sampai pingsan juga, akhirnya gw dapat ide buat mengusir kebosanan. Gw nonton film. (standar pisan !!)

Untungnya di luar kebodohan gw yang gak pernah punya koleksi film -yang lu tau siapa itu namanya-, gw punya koneksi yang bagus buat buka YouTube tampa takut kena buffering. Gw nyari film di Youtube, nyoba film ini, film itu, tapi ujung-ujungnya gw malah nonton film Suzanna seharian. Keren kan?

Film gw ketika masih kecil yang memorable banget, yang mebuat gw takut ke toilet, takut buka lemari, dan yang pastinya membuat gw tidur sama nyokap terus sampai kelas 5 SD :p. Film-film yang dulu bikin gw ketakutan, tapi sekarang dengan suksesnya membuat gw ngakak. Gue bukan fans suzanna, tapi jujur kadang gw suka salut sama film-film horror tempo dulu. Sekarang mana ada film horror yang sukses membuat Kuntilanak berkonotasi sama ... sate. coba lu tanya sama temen lu, makanan kesukaan kuntilanak apaan? pasti banyak yang jawab ... sate. Dan ini gara-gara film Sendal Bolong nya suzzana. Percaya deh. hehehe.

Ok, gue gak tau ini gue posting apaan :D. gak jelas antara oralit, film dan yg pastinya sama sekali gak ada korelasinya sama judul yang gw buat, ciahahaha. Mungkin dari sebagian yang ketiban sial nyasar ke sini berharap bahwa ada baiknya kemarin gw overdosis oralit aja, daripada harus posting terus bikin 10 menit kalian terbuang sia-sia.

hehehe, sori-sori. gw janji postingan berikutnya akan lebih .. ancur lagi. *ngaciirr*

Terusan-nyah ...
Links to this post

Aneh itu kadang disebabkan oleh ke-idealisan kamu untuk tidak satu ide, satu tindakan, satu opini dengan orang-orang di sekitar kamu. Misal gini, kamu suka banget dangdut di lingkungan orang-orang yang suka sama lagu rock, maka kamu akan disebut aneh. Jadi intinya aneh itu bukan karena kamu terkena idiot kronis yang menyebabkan kamu berbeda dengan orang lain, tapi karena kamu cuma kurang beruntung berada di tengah orang-orang yang berbeda dengan kamu. Dan itu sebenarnya bukanlah sesuatu yang harus terlalu menyita porsi otak kamu untuk dipikirkan.

Ngomong-ngomong, tidak aneh nya gue itu lebih sering disebabkan oleh ke-anehan gue. Errr ... gue bingung jelasinnya, hehehe. Jadi gini, kalau misalnya gue ngejar-ngejar si ipus tengah malam buat dimandiin. Menurut gue itu kegiatan yang sangat normal, tapi menurut orang lain itu adalah sesuatu yang aneh, gila, dan hampir mendekati taraf kesintingan akut.

Jadi intinya sih, ketika gue melakukan hal-hal yang gak normal bagi sebagian orang, maka orang-orang yang sangat mengenal gue, melihat gue itu sedang di dalam batas kenormalan. Dan ketika gue sedang bersikap normal seperti kebanyakan orang (misal mandi teratur, olahraga, sama galaw), maka orang-orang itu akan mengganggap gue sedang tidak normal, mulai panik, mengira gue kesambet dan langsung ngebawa gue ke dukun beranak untuk dikasih jampi-jampi.

Dan sebenarnya ini dimulai hampir setahun lalu, ketika gue ingin mencoba sedikit normal. Tapi ternyata untuk saat ini, itu hanya sebuah ide buruk. Liat aja postingan-postingan gue ke belakang, banyak yang melodramatik, alay, dan kagak jelas itu apaan. Walau sebenarnya postingan-postingan gue itu memang semuanya kagak jelas apaan, tapi setahun kebelakang emang postingan yang paling alay yang pernah gue tulis, wkwkwkwk. Malu sendiri gue.

Sempat gue berpikir, kenapa tidak coba menghapus postingan-postingan itu, terus bersikap seolah-olah tulisan-tulisan itu tidak pernah nongkrong di blog ini. Tapi akhirnya gue berpikir, yah .. tidak ada salahnya untuk membiarkan tulisan-tulisan itu tetap eksis di sini, yang perlu gue lakukan hanya terus menulis sesuatu, membiarkan tulisan-tulisan itu keluar dari page pertama blog gue dengan sangat natural, dan kemudian ... lupakan.

Mirip-mirip lah dengan ketika kamu ingin melupakan seseorang. Kamu tidak perlu menghapus dia dari pikiran kamu, yang perlu kamu lakukan hanyalah mengisi pikiran kamu terus-menerus dengan sesuatu yang lain, dan biarkan dia hilang dengan sendirinya. Halahhh !! so bijak nya kambuh lagi *menampar diri sendiri*.

Btw, ini malam minggu lho. Dan gue sempat janji ingin me-review sebuah film pada seorang temen cewek yang teramat manis, sampe-sampe manisnya dia membuat puisi-puisi Kahlil Gibran itu tidak pernah lagi eksis di pikiran gue, hahahaha. Thx telah bertanya kapan gue nulis blog lagi, itu membuat gue sangat terharu. Jarang lho ada yang care sama blog ini. *mewek beneran*.

Dan berbicara tentang normal-nya gue adalah sesuatu yang gak normal bagi kebanyakan orang, sepertinya gue tidak perlu waktu lama untuk kembali ke track itu. Di saat orang lain sedang malam mingguan sama pacar nya, mesra-mesraan atau sekedar mojok di kuburan, sekarang gue malahan lagi berantem sama si bos gara-gara server error lagi. brbrbbrbr. Sebenarnya lagi, itu salah satu alesan kenapa gue gak bisa posting lama-lama malam ini, gak bisa menuhin janji buat bikin review film, dan sebuah alesan yang sangat kuat untuk ... tidak mandi hari ini. ooo yeahhh !!

Terusan-nyah ...
Links to this post
/