Mungkin Mba Dwi ( seorang Finance di tempat gue ), udah bosen ngelihat orang error yang tiap pagi nongkrong depan kompi dengan kolor busuk ditemani roti basi serta secangkir caphucino. Dia ngasih saran supaya gue pergi keluar hari ini. Sebelum gue jadi kodok gendut dengan kumis penuh uban.

Walau lagi males keluar, akhirnya hari ini gue mutusin pergi ke rumah temen di Grogol. Gue jarang pergi keluar dan belum pernah ke rumah dia. Gue rasa Grogol itu dilewati sama busway. Kalau gak salah, halte Grogol itu setelah halte Mangga Besar.

Tapi ternyata gue salah bro. Halte yang dilewati sama busway itu Glodok, bukan Grogol. Dasar bego. Gue masih gak bisa bedain antara Grogol sama Glodok.

Ternyata kalau mau pergi ke Grogol, gue mesti turun di Harmoni, dan ganti bis. Sekarang jam 3 sore dan gue gak mau diculik sama 'kalong gila yang suka buat pahit' karena pulang kemalaman, akhirnya gue memutuskan untuk turun di Glodok, kemudian naik busway dengan arah berlawanan. Rencana pergi untuk bersenang-senang, tapi akhirnya harus nerima kenyataan bahwa gue keluar cuma untuk bulak-balik naik busway. Oh Boy ...!! :(

Ada bioskop di antara halte busway sama tempat tinggal. Gue berpikir, kenapa gak pergi nonton untuk menghilangkan kesuntukan. Paling tidak di sana bisa tidur, soalnya malam nongkrong di depan kompi sampai jam 2 pagi. Dan belum sempat tidur pagi, karena ada sebuah troubleshooting yang mengharuskan gue berkencan dengan kompi lebih lama lagi.

Bioskop nya serem banget bro. Mungkin karena sekarang bukan hari libur jadi sepi banget. Yah, masa bodo, yang penting gue punya tempat buat tidur sore-sore hehe. Gue kabagian jadwal film jam 17.20, dan sekarang baru jam 16.15, berarti ada waktu buat manyun di ruang tunggu selama 1 jam lebih. Oh my God. ...

Gue udah lama gak nelepon Naa. Akhirnya untuk menghilangkan kesuntukan gue nelpon dia. Ngomong kesana-kemari tentang kuliah BIOLOGI dia, kegiatannya dengan kodok lumpuh yang mesti segera di'amputasi, dan keadaan-nya sekarang. Dan ternyata dia udah putus sama pacarnya, Fren. Gue gak mau menikmati penderitaan orang lain. Tapi saat itu gue mau teriak "horeeyyy !!!" hehehe.

Dia nanyain keadaan gue. Gue jawab, "gue masih menikmati suasana seperti ini". Jalan sendiri, makan sendiri, ngupil sendiri, dan tidur di bioskop sendiri juga :D.

Gue mulai sadar bahwa kita sudah masuk ke dalam percakapan yang terlalu pribadi. Dan gue merasa untuk saat ini, kita berdua belum siap untuk saling berbagi. Ada beberapa target yang mesti gue capai dulu. Gue ingin dia di sisi gue, tapi bukan untuk saat ini. Seandainya dia pergi dengan yang lain di saat gue udah siap untuk dia, gue masih yakin, Tuhan pasti ngasih sesuatu yang lebih baik.

Gue merubah topik itu sedikit demi sedikit, dan akhirnya percakapan kita selanjutnya adalah tentang hal-hal konyol di masa lalu yang membuat kita berdua ketawa-ketawa. Dan kita membuat rencana untuk pergi ke tempat pertama kali gue nembak dia, pas gue pulang nanti. Sebagai seorang teman tentunya.

Jam 17.20 udah tiba. Dan gue siap untuk nonton, ternyata yang nonton cuma 3 orang termasuk gue, oh menn !!. Tapi masa bodo deh, yang penting gue bisa tidur tenang sore ini.

Comments (1)

On July 13, 2009 at 10:15 PM , buwel said...

waaaahhh bijak nih mas jonk...kereeennnn